Selama tinggal di sana, almarhum hidup seorang diri.
Pihak pengelola rumah burung walet selalu memberikan bantuan atau gaji setiap awal bulan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, terutama membeli beras. Almarhum juga diberi kesempatan untuk berkebun.
Menurut keterangan warga, almarhum memiliki riwayat penyakit sesak napas (asma).
Baca Juga: Hari Kelima, Tim SAR Gabungan Terus Sisir Perairan Kendawangan
Ia juga diketahui tidak memiliki identitas resmi, meskipun sebelumnya sudah diarahkan untuk melapor ke pihak dusun atau RT/RW setempat.
Pihak pengelola menyampaikan apresiasi atas bantuan evakuasi dan pemakaman.
“Sebagai bentuk penghargaan dan empati, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Kesehatan Puskesmas Kendawangan, Polsek Kendawangan, Airud Kendawangan, TNI AL, Perangkat Desa serta seluruh masyarakat Dusun Membuluh II dan Desa Seriam yang telah membantu proses evakuasi hingga pemakaman berjalan dengan lancar dan penuh kepedulian,” tutupnya.
(ra)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















