“Penting bagi tim dan pendukung kami. Ketika kami berbicara, kami melakukannya,” ucap Benzema, penuh semangat.
Kebangkitan Al Ittihad di Bawah Conceicao
Ucapan Benzema ini sangat bisa dimengerti. Al Ittihad sempat mengalami periode sulit di awal musim ini.
Sebelum kemenangan vital di King’s Cup 2025-2026, Benzema dkk sempat puasa hasil sempurna dalam tiga partai beruntun Saudi Pro League.
Tren buruk itu diawali oleh kekalahan 0-2 dari Al Nassr pada akhir September 2025 silam di Jeddah.
Baca Juga: Liga Europa: Dean James Cemerlang, Go Ahead Eagles Ukir Sejarah Kalahkan Aston Villa
Kekalahan tersebut menyebabkan Laurent Blanc kehilangan posisinya sebagai pelatih Al Ittihad.
Tempat Blanc kemudian diisi oleh eks pelatih AC Milan, Sergio Conceicao. Namun, kehadiran Conceicao tak langsung memberikan impak positif.
Di bawah asuhannya, Al Ittihad sempat ditahan imbang Al Fayha 1-1 dan kalah 0-2 dalam partai sengit melawan Al Hilal.
Oleh karena itu, hasil sempurna di markas Al Nassr dalam ajang King’s Cup terasa begitu nikmat.
Kemenangan ini menandai kebangkitan Al Ittihad dan memberikan Conceicao modal kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan.
(*Drw)
















