Terkait usulan uji coba, Hetifah menyarankan program pengajaran bahasa Portugis dimulai di daerah yang memiliki kedekatan historis dan sosial-budaya dengan dunia Lusofon, salah satunya NTT yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.
“Pendekatan kontekstual ini akan membuat pembelajaran lebih relevan dan memberi manfaat nyata bagi peserta didik,” katanya.
Hetifah menambahkan, DPR pada prinsipnya mendukung kebijakan yang memperkuat daya saing global pelajar.
Namun, ia memberi syarat agar perencanaan dilakukan secara matang dan tidak menggeser prioritas bahasa Indonesia serta bahasa daerah sebagai identitas nasional.
Baca Juga: Prabowo Tunjuk Hashim Djojohadikusumo Pimpin Delegasi RI ke KTT Iklim COP 30 Brasil
(*Mira)
















