Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Nasi Kepal Bulgogi, atau yang sering disebut Jumeokbap (nasi kepal ala Korea), adalah menu bekal, sarapan, atau camilan yang sangat populer.
Perpaduan nasi pulen yang gurih dengan isian bulgogi manis-asin yang lezat membuatnya disukai semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa.
Membuatnya di rumah terdengar mudah, namun tak jarang hasilnya ambyar (mudah hancur), nasinya terlalu kering, atau rasanya hambar.
Kunci untuk membuat nasi kepal bulgogi yang sempurna terletak pada detail-detail kecil.
Baca Juga: Lima Cemilan Ini Ternyata Bisa Turunkan Asam Urat, Salah Satunya Kuaci dan Kacang Pinto
Berikut adalah 5 tips yang akan memastikan nasi kepal bulgogi buatan Anda pulen, gurih, dan tidak mudah hancur.
Tips Kunci Membuat Nasi Kepal Bulgogi
1. Gunakan Nasi yang Tepat: Nasi Pulen (Beras Butir Pendek)
Ini adalah aturan paling fundamental.
Jangan gunakan nasi pera atau beras butir panjang (seperti basmati) karena tidak memiliki kandungan pati yang cukup untuk saling menempel.
Nasi kepal membutuhkan “lem” alami.
Gunakan beras Jepang (sushi rice) atau beras Korea. Jika sulit ditemukan, beras lokal varietas “Pandan Wangi” atau “Rojolele” yang dimasak dengan sedikit lebih banyak air hingga pulen juga bisa jadi pilihan.
Nasi yang lengket adalah pondasi utama agar nasi kepal Anda kokoh.
2. Bumbui Nasi Selagi Masih Hangat
Kesalahan umum adalah hanya mengandalkan rasa dari bulgogi.
Padahal, nasi kepal yang lezat harus memiliki rasa gurih di setiap butir nasinya.
Nasi yang masih hangat akan menyerap bumbu dengan jauh lebih baik daripada nasi dingin.
Segera setelah nasi matang, pindahkan ke mangkuk besar dan bumbui dengan minyak wijen, biji wijen sangrai, dan sedikit garam.
Aduk rata dengan lembut menggunakan centong nasi. Aroma dan rasa gurihnya akan langsung ter-infus ke dalam nasi.
3. Pastikan Isian Bulgogi Kering dan Dicincang Halus
Anda mungkin tergoda memasukkan bulgogi yang masih ‘becek’ dengan sausnya agar lebih berbumbu, tapi ini adalah kesalahan fatal.










