Bupati Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi atas peran strategis PKK sebagai mitra pemerintah daerah dalam membangun SDM, memperkuat ketahanan keluarga, dan menumbuhkan kesadaran sosial.
“PKK semakin maju, kompak, dan semakin terasa peran sertanya dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri,” ungkapnya.
Fokus Intervensi dan Program Prioritas PKK
Bupati menekankan beberapa fokus utama yang diharapkan dapat dijalankan PKK, menjadikan PKK Garda Terdepan Pembangunan Sosial:
- Intervensi Stunting: Upaya menekan angka stunting melalui program makanan bergizi yang menyasar anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
- Dukungan Program Pemerintah Pusat: PKK diharapkan menjadi ujung tombak dalam menyukseskan program-program strategis nasional di tingkat akar rumput.
- Pendidikan Merata: Program pemberian buku dan seragam gratis akan terus digulirkan, disertai pemberian beasiswa bagi anak berprestasi yang kurang mampu, dengan target mencakup seluruh sektor pada tahun depan.
- Pencegahan Putus Sekolah: Kader PKK di tingkat desa dan kecamatan diharapkan berperan aktif mencegah anak-anak putus sekolah, berkolaborasi dengan kepala desa dan camat.
- Kekompakan Kader: Kekompakan kader PKK di tingkat desa dan kecamatan menjadi kunci keberhasilan program secara keseluruhan.
Tantangan Anggaran dan Komitmen Pembangunan
Meskipun menghadapi tantangan pemotongan anggaran daerah sebesar Rp450 miliar dari Pusat, Alexander Wilyo memastikan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong membangun Ketapang, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan pengembangan SDM.
“Saya mengajak kita semua untuk membangun Ketapang secara bersama-sama. Pemerintah daerah akan mendukung penuh kegiatan PKK, karena peran dan andil PKK sangat penting bagi kemajuan Kabupaten Ketapang,” ajaknya.
Bupati mengajak seluruh kader PKK menjadikan Rakerda PKK Kabupaten Ketapang dan peringatan HKG PKK ke-53 sebagai momentum memperkuat komitmen dan semangat pengabdian, demi mewujudkan keluarga mandiri, berdaya, dan sejahtera.
(*Afitu )
















