Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan pasar murah ini digulirkan untuk membantu masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan rendah.
Sebab, paket sembako yang dijual harganya telah disubsidi sehingga jauh lebih murah dari harga pasaran.
“Selain untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, pasar murah ini juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi agar harga tetap stabil,” ujarnya.
Edi menambahkan, pelaksanaan pasar murah ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag), DPRD Kota Pontianak, PT Bulog, BUMD, dunia usaha, pelaku UMKM, dan kelompok tani.
“Dengan sinergi tersebut, harapannya kegiatan serupa dapat terus berlanjut tidak hanya pada momen peringatan hari jadi kota, tetapi juga menjelang hari-hari besar keagamaan,” katanya.
Menurut Edi, kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat di setiap kecamatan. Ia memastikan stok paket sembako yang disediakan mencukupi dan pendistribusiannya dilakukan secara tertib agar tepat sasaran.
“Antusias masyarakat cukup tinggi, makanya kita atur dengan baik supaya semua berjalan lancar,” ucapnya.
Kepala Diskumdag Kota Pontianak, Ibrahim, menerangkan bahwa selain menjual paket sembako murah, kegiatan ini juga melibatkan 12 vendor.
Baca Juga: Warga Antusias Serbu Pasar Murah di Kantor Camat Pontianak Kota
Para vendor ini memberikan potongan harga atau diskon dengan kisaran Rp3.000 hingga Rp15.000 per produk.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada para vendor yang berpartisipasi. Dukungan mereka menunjukkan semangat kebersamaan dalam membantu masyarakat,” ucap Ibrahim.
Ia menyampaikan, operasi pasar murah ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasaran.
“Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemkot Pontianak berkomitmen untuk terus memperkuat program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Operasi pasar murah ini digelar secara bergiliran. Berikut adalah rincian jumlah paket sembako yang disalurkan di enam kecamatan:
- Kecamatan Pontianak Tenggara: 1.000 paket
- Kecamatan Pontianak Timur: 1.752 paket
- Kecamatan Pontianak Barat: 2.500 paket
- Kecamatan Pontianak Selatan: 1.500 paket
- Kecamatan Pontianak Utara: 2.500 paket
- Kecamatan Pontianak Kota: 1.500 paket
Baca Juga: Warga Pontianak Utara Sambut Baik Pasar Murah, Pemkot Tegaskan Komitmen Sosial
(*Red/Kominfo/Prokopim)
















