Mengenal Labah-Labah Merah, Ikon Komik Indonesia 70-an yang Bangkit ke Layar Lebar

"Mengenal Labah-Labah Merah, jagoan superhero klasik Indonesia era 70-an karya Kus Bram yang diadaptasi Soraya Intercine Films ke layar lebar."
Mengenal Labah-Labah Merah, jagoan superhero klasik Indonesia era 70-an karya Kus Bram yang diadaptasi Soraya Intercine Films ke layar lebar. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Jagat pahlawan super Indonesia tidak hanya diisi oleh nama-nama yang populer dalam beberapa tahun terakhir.

Jauh di era 1960-an dan 1970-an, Indonesia memiliki sosok jagoan legendaris bernama “Labah-Labah Merah” yang kini siap diadaptasi ke layar lebar.

Setelah puluhan tahun tertidur, karakter ikonik ini dipastikan akan bangkit kembali dalam sebuah proyek film ambisius dari rumah produksi Soraya Intercine Films.

Siapa Labah-Labah Merah?

Baca Juga: Rekomendasi 5 Film Horor Thailand Terbaru 2025: Ada Tee Yod 3 dan Teror Komedi Digital

Bagi penggemar komik “Zaman Keemasan” Indonesia, “Labah-Labah Merah” bukanlah nama yang asing.

Karakter ini diciptakan oleh maestro komik Kus Bram (Kuswata Brata) pada akhir era 1960-an dan mencapai puncak popularitasnya di tahun 1970-an.

Dalam khazanah komik Tanah Air, “Labah-Labah Merah” dianggap sebagai salah satu pilar superhero lokal, sejajar dengan nama besar lain seperti Gundala dan Godam.

Karakter ini yang sering disebut memiliki alter ego bernama Nono dikenal dengan kemampuannya yang mirip laba-laba, termasuk agilitas super dan penggunaan jaring (meski dalam beberapa versi awal digambarkan sebagai tali).

Kebangkitan IP Klasik dan Peta Baru Sinema Superhero