Ia mengaku telah meninjau langsung sekolah itu sejak dilantik pada pertengahan 2023.
Namun, Yustinus beralasan bahwa karena keterbatasan waktu dan anggaran pada tahun itu, pihaknya belum dapat memprioritaskan penanganan untuk sekolah tersebut.
“Tentu pada pertengahan tahun tersebut kita belum bisa memprioritaskan sekolah itu. Namun, kita sudah mencoba mengusulkannya melalui program revitalisasi, bahkan pada tahun 2025 ini juga sudah kita ajukan kembali,” jelas Yustinus, Minggu (26/10/2025).
Disdikbud Sintang menyatakan kini berharap usulan perbaikan tersebut dapat terakomodir dalam anggaran tahun 2026, yang turut diperkuat dengan dukungan dari Bupati Sintang.
Baca Juga: Jalan Sintang-Merakai Kerap Banjir 1 Meter, Warga Terpaksa Bayar Rakit Rp 20 Ribu
(*Mira)
















