Update Bencana BNPB: Angin Kencang Terjang Padang Pariaman, Banjir Landa Lumajang dan Tolitoli

Rumah terdampak pohon tumbang akibat angin kencang di Kab. Padang Pariaman, Jumat (24/10).
Rumah terdampak pohon tumbang akibat angin kencang di Kab. Padang Pariaman, Jumat (24/10). Foto: HO/Faktakalbar.id

BPBD Kabupaten Tolitoli mencatat 171 rumah warga terdampak. Banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum, meliputi tiga fasilitas pendidikan, dua sarana ibadah, satu fasilitas kesehatan, dan satu akses jalan.

Petugas BPBD telah diterjunkan untuk melakukan pendataan, pemantauan, dan pembersihan sisa material banjir.

Cuaca Ekstrem di Padang Pariaman, Sumatera Barat Di wilayah lain, hujan disertai angin kencang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman pada Jumat (24/10) pukul 08.00 WIB.

Baca Juga: Pontianak di Tengah Ancaman Banjir Majemuk:  Persoalan Tata Kota, Betonisasi, dan Revitalisasi Parit

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan banyak pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan badan jalan. Sejumlah atap rumah warga juga dilaporkan beterbangan.

Tercatat 10 unit rumah terdampak dan tujuh titik badan jalan tertutup material pohon tumbang.

BPBD Kabupaten Padang Pariaman segera berkoordinasi dengan pemerintah nagari setempat untuk mengevakuasi pohon tumbang dan membersihkan akses jalan agar dapat dilalui kembali.

Imbauan Kesiapsiagaan BNPB Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi pada musim hujan ini, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi bencana, terutama ancaman banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

“Langkah-langkah kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan memangkas pohon yang rapuh, memeriksa kekuatan bangunan, menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan dasar untuk tiga hari, serta memantau prakiraan cuaca dari sumber yang kredibel,” demikian imbauan resmi BNPB.

Baca Juga: Jalan Sintang-Merakai Kerap Banjir 1 Meter, Warga Terpaksa Bayar Rakit Rp 20 Ribu

(*Red)