Menteri ESDM Targetkan Seluruh Desa Teraliri Listrik Paling Lambat Tahun 2030

"Menteri ESDM Bahlil Lahadalia targetkan 5.700 desa terakhir teraliri listrik pada 2030. Program ini akan menggunakan solar panel dan perluasan jaringan PLN."
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia targetkan 5.700 desa terakhir teraliri listrik pada 2030. Program ini akan menggunakan solar panel dan perluasan jaringan PLN. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menargetkan seluruh desa di Indonesia sudah teraliri listrik paling lambat pada tahun 2030.

Target ambisius ini ditetapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan energi merata, khususnya untuk mendukung sektor pendidikan di daerah terpencil.

“Ditargetkan oleh Bapak Presiden kepada kami 2029-2030 tidak ada lagi desa yang tidak dapat listrik,” ujar Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan Jakarta, hari Jumat (24/10/2025).

Bahlil menjelaskan, data saat ini menunjukkan bahwa masih terdapat sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun di seluruh Indonesia yang belum memiliki akses listrik.

Baca Juga: BBM SPBU Swasta Langka, Bahlil: Ini Negara Hukum, Monggo Cari Negara Lain!

Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, pemerintah telah memulai langkah percepatan elektrifikasi.

Pada tahun 2025 ini, Kementerian ESDM fokus pada pembangunan jaringan listrik di lebih dari 1.100 desa. Upaya tersebut ditargetkan akan memberikan aliran daya kepada sekitar 250 ribu rumah yang belum berlistrik.

“Tahun ini atas perintah Bapak Presiden, kita mampu membangun jaringan di seribu seratus lebih desa,” tambahnya.

Rencana tindak lanjut pada tahun 2026, Kementerian ESDM menargetkan tambahan 1.000 hingga 2.000 desa baru akan teraliri listrik.