Anak Muda Jadikan Olahraga Sebagai Hiburan Sosial Baru, Clubbing Pindah ke Lapangan Padel

Fenomena Gen Z: Olahraga Jadi Tren Hiburan dan Sosial Baru
Ilustrasi. Fenomena Gen Z: Olahraga Jadi Tren Hiburan dan Sosial Baru . (Dok. Isti)

Jika dulu interaksi sosial banyak terjadi di klub malam atau kafe, kini banyak yang memilih studio olahraga, lapangan padel, atau ruang kebugaran sebagai tempat bertemu teman.

Baca Juga: Tips Olahraga Saat Kurang Tidur: Hindari Kardio Berat & Angkat Beban Berisiko Cedera

Data dari Strava menunjukkan generasi muda menyukai olahraga yang seimbang. Mereka cenderung memilih olahraga berdurasi pendek dengan intensitas ringan.

Satu dari lima sesi olahraga berlangsung kurang dari 20 menit. Sementara itu, separuh peserta maraton kini memilih menambah hari istirahat untuk menjaga keseimbangan hidup.

 “Ini menunjukkan bahwa olahraga kini bukan tentang ekstremitas, tapi tentang keseimbangan. Generasi muda ingin tetap aktif, tapi juga bahagia,” tambah Allen.

Fasilitas Olahraga Jadi Daya Tarik Baru di Perkotaan

Gaya Hidup Sosial Sehat ini juga mulai terlihat di Indonesia. Aktivitas olahraga kini menjadi bagian dari gaya hidup sosial di kawasan perkotaan.

Banyak mal besar di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya kini menambahkan fasilitas olahraga. Fasilitas tersebut seperti lapangan padel, studio pilates, gym, hingga tennis court.

Menurut Komisaris di INI Sehat Berolahraga, Danish, perubahan gaya hidup ini tak lepas dari kesadaran baru pascapandemi.

“Kalau dulu orang nongkrong di klub malam, sekarang mereka nongkrong di lapangan padel atau di gym,” kata Danish saat hadir di Ground Breaking Hudson Square.

Ia menambahkan, saat ini kehidupan sosial dan hiburan tak lagi harus lewat minuman keras. Tren Olahraga Gen Z menjadi alternatif sehat dan produktif.

  • Konsep sportainment kini banyak digarap pengembang dan pelaku bisnis.
  • Pusat perbelanjaan seperti mall kini menawarkan fasilitas seperti sauna, cold bed, kafe sehat, dan area wellness.

“Jadi orang datang bukan hanya untuk berkeringat, tapi juga untuk hangout,” ujarnya.

Fenomena ini juga mendorong perubahan strategi di sektor properti dan ritel. Salah satu contohnya terlihat di kawasan Hudson Square.

Baca Juga: Saat Dunia Tidur, Gen Z Berkarya: 5 Alasan Mereka Jagoan Tengah Malam

Kawasan ini mengusung konsep sport and social hub. Aktivitas olahraga berpadu dengan ruang sosial seperti kafe dan area kuliner.

“Ruang publik semacam ini juga banyak digemari karena menawarkan suasana yang lebih santai dan Instagrammable,” kata Chrissandy Dave, Direktur Sales & Marketing Paramount Land.

(*Drw)