Faktakalbar.id, PONTIANAK – Buntut dari temuan lalat pada ompreng Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sanggau, standar fasilitas dapur mitra penyedia kini menjadi sorotan.
Publik mempertanyakan bagaimana insiden tersebut bisa terjadi pada program yang seharusnya higienis.
Menjawab hal ini, Kepala Regional MBG Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, memberikan penjelasannya.
Ia menegaskan telah berkoordinasi langsung dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sanggau untuk menelusuri masalah tersebut.
Menurut Agus, hasil pengecekan di lokasi menunjukkan bahwa masalah tidak terletak pada bahan makanan yang dimasak, melainkan pada fasilitas fisik bangunan.












