Mereka diminta untuk segera menuruti permintaan atau instruksi dari orang yang “terlihat” punya kewenangan.
Apalagi, banyak pelaku menggunakan modus penipuan sebagai berikut:
- Membuat akun palsu.
- Menyamar sebagai layanan pelanggan resmi dari lembaga tertentu (bank, maskapai, toko daring).
- Mengikuti akun-akun brand untuk mencari komentar pelanggan bermasalah.
- Mengirim pesan kepada pelanggan tersebut dan mengaku sebagai helpdesk resmi.
Karena kurang memahami sistem penipuan digital ini, kelompok lansia dianggap mudah menjadi sasaran.
Mereka bisa dengan mudah menuruti permintaan pelaku untuk menampilkan informasi pribadi di layar ponsel.
Begitu informasi tersebut terlihat, pelaku dapat langsung mengambil alih akun, membobol rekening, atau melancarkan aksi penipuan lain.
Tips Penting Menghindari Penipuan Digital
Baca Juga: Cara Mengatasi WhatsApp Lemot di HP Lama: Tips Jitu Agar Chatting Tetap Lancar dan Nyaman
Meta telah membagikan beberapa tips yang wajib diikuti pengguna WA untuk terhindar dari praktik penipuan ini.
Pengguna harus selalu waspada dan tenang.
- Selalu waspada terhadap pesan atau panggilan yang masuk secara tiba-tiba. Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau keuangan (seperti nomor Jaminan Sosial atau rekening) ke seseorang yang tidak jelas sumbernya.
- Tetap tenang. Jangan mudah terpancing rasa panik ketika menerima panggilan mendadak. Penipu biasanya sengaja menciptakan suasana “terburu-buru” agar korban cepat mengikuti instruksi.
- Jika ada yang janggal, segera hubungi layanan pelanggan resmi pihak terkait. Pastikan nomor kontak atau alamat situs yang digunakan berasal dari sumber resmi.
Deteksi Penipuan Berbasis AI di Facebook Messenger
Selain di WhatsApp, Meta juga menerapkan sistem serupa di aplikasi Facebook Messenger.
Meta menguji sistem deteksi penipuan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Sistem ini bekerja memindai setiap pesan yang diterima pengguna dari akun baru (bukan dari teman Facebook).
Jika pesan dianggap berpotensi berisi penipuan, fitur deteksi akan mengirim Peringatan Anti-Scam WhatsApp serupa.
Pengguna juga akan mendapatkan informasi lebih lanjut serta saran tindakan, seperti memblokir atau melaporkan akun mencurigakan.
(*Drw)
















