Mungkin Anda harus mempelajari software baru dalam semalam, menangani keluhan klien besar sendirian, atau menganalisis data dalam waktu singkat.
Tekanan inilah yang seringkali menjadi katalisator terbaik untuk menguasai skill baru (hard skill & soft skill) dan mengasah kemampuan problem-solving Anda.
3. Waktu Emas untuk ‘Deep Work’ (Kerja Fokus)
Ironisnya, manfaat terbesar lembur terkadang adalah ketenangan.
Setelah jam 5 atau 6 sore, kantor biasanya mulai sepi.
Telepon berhenti berdering, notifikasi email berkurang drastis, dan tidak ada lagi rekan kerja yang mengajak bicara atau rapat mendadak.
Keheningan ini adalah lingkungan yang sempurna untuk deep work kemampuan untuk fokus total pada satu tugas kompleks tanpa distraksi.
Anda bisa menyelesaikan analisis mendalam, menulis laporan penting, atau memecahkan masalah strategis jauh lebih efisien dibandingkan di tengah kebisingan jam kerja normal.
4. Memperkuat Ikatan Tim (Camaraderie)
Ada ikatan unik yang terbentuk saat Anda dan beberapa rekan tim “berjuang” bersama melewati malam untuk menyelesaikan sebuah proyek.
Rasa “senasib sepenanggungan” entah itu saat sama-sama pusing mencari error atau saat memesan pizza larut malam akan membangun camaraderie (persaudaraan) yang kuat.
Anda jadi lebih mengenal rekan kerja di level yang lebih personal dan saling membangun rasa hormat.
Hubungan tim yang solid seperti ini sangat penting untuk kolaborasi yang lebih baik di masa depan.
Baca Juga: Playlist Santai: 5 Lagu Bahasa Inggris Terbaik untuk Mengusir Insomnia
(*Mira)
















