Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam melatih kemandirian dan membentuk karakter anak.
“Festival ini bukan hanya wadah menyalurkan kreativitas, tetapi juga sarana membentuk karakter, semangat kebersamaan, dan keberanian anak-anak untuk tampil,” ujarnya.
Edi menilai, Festival Seni SD Bawamai ini memiliki dua sisi manfaat yang luar biasa.
Festival Seni mencerminkan kekayaan budaya, sementara Market Day menjadi laboratorium nyata bagi siswa untuk belajar berwirausaha.
“Keduanya menjadi bekal penting dalam menyiapkan generasi yang mandiri dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tambahnya.
Ia juga menyoroti peran sekolah seperti SD Bawamai dalam memperkuat nilai kebhinekaan di Kota Pontianak.
“SD Bawamai turut memberi warna dalam keberagaman Pontianak dengan mencetak generasi emas yang berkarakter dan berdaya saing, bukan hanya untuk kota ini, tetapi juga bagi Kalimantan Barat dan Indonesia,” katanya.
Baca Juga: Wali Kota Edi Kamtono Buka Lomba Mewarnai Tingkat Anak
Pemerintah Kota Pontianak, tegas Edi, akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pendidikan yang inovatif.
“Kami akan terus memberi dukungan bagi sekolah-sekolah yang menghadirkan kegiatan positif seperti ini agar anak-anak berani tampil, berbicara, dan mencoba hal-hal baru,” tutupnya.
(*Red/Kominfo)
















