BPBD Kabupaten Bima harus turun tangan mendistribusikan 15.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
“BPBD juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara efisien, mengingat musim kemarau masih berlangsung di wilayah tersebut,” tulis laporan BNPB.
Kedua peristiwa ini menjadi contoh nyata betapa kompleksnya tantangan bencana hidrometeorologi Indonesia.
Di satu sisi, curah hujan berlebih menyebabkan banjir, sementara di sisi lain, kekurangan curah hujan memicu kekeringan.
Baca Juga: Laporan Lengkap BNPB: Rentetan Bencana dari Banjir Hingga Puting Beliung dalam Sepekan
Fenomena ini menuntut adanya strategi mitigasi yang berbeda dan adaptif di setiap wilayah.
Peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi Indonesia menjadi krusial untuk melindungi masyarakat dari dampak yang lebih buruk.
(*Red)
















