Irigasi Lancar Berkat P3-TGAI, Petani Sekadau Sumringah Panen Melimpah

Abdul Aziz (baju merah), petani penerima manfaat program P3-TGAI di Desa Rawak Hilir, Sekadau, memberikan jempolnya. (Dok. PU SDA Kalimantan 1)
Abdul Aziz (baju merah), petani penerima manfaat program P3-TGAI di Desa Rawak Hilir, Sekadau, memberikan jempolnya. (Dok. PU SDA Kalimantan 1)

Menurutnya, di desanya terdapat sekitar 30 hektar lahan sawah yang kini dapat ditanami hingga tiga kali dengan hasil rata-rata 4-5 ton per hektar berkat adanya program ini.

“Kami berharap program seperti ini terus berlanjut, karena masih banyak sawah yang membutuhkan irigasi. Semoga ke depan air dapat mengalir lebih efisien dan langsung ke lahan yang membutuhkan,” ungkap Abdul Aziz, yang menjadi penerima manfaat P3-TGAI tahun anggaran 2024 dan 2025.

Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, Muhammad Tahid, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung sektor pertanian.

Baca Juga: Lestarikan Alam Gunung Kelam, Cara Unik BKSDA dan OMK Sintang Teguhkan Iman

Ia menyatakan pembangunan irigasi harus tepat sasaran dan mutu agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani.

“Pembangunan irigasi bertujuan untuk mengairi sawah, meningkatkan produksi padi, memperluas area tanam, serta memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada Pangan,” jelasnya.

Berdasarkan data per 13 Oktober 2025, progres fisik pembangunan Daerah Irigasi Rawak (D.I.R) Tawang Panjang untuk 10 hektar lahan baku telah mencapai 59,99%.

(ra)