3. Keterampilan Dasar Multimedia
Wartawan modern tidak lagi hanya dituntut untuk bisa menulis.
Kamu adalah ‘paket komplet’. Pelajari dasar-dasar fotografi dan videografi menggunakan ponsel.
Pahami cara mengambil gambar dan video dengan angle yang baik, serta cara mengeditnya secara sederhana menggunakan aplikasi yang tersedia.
Selain itu, pahami cara kerja media sosial dan dasar-dasar SEO (Search Engine Optimization) untuk memastikan karyamu menjangkau audiens yang lebih luas.
4. Portofolio Tulisan Sejak Dini
Jangan menunggu lulus kuliah atau mendapat pekerjaan untuk mulai menulis. Bangun portofoliomu dari sekarang.
Buatlah blog pribadi, menjadi kontributor untuk media mahasiswa, atau kirimkan tulisanmu ke berbagai media sebagai penulis lepas (freelancer).
Portofolio adalah bukti nyata kemampuanmu.
Saat melamar kerja nanti, tumpukan tulisan yang berkualitas akan jauh lebih meyakinkan daripada sekadar nilai di ijazah.
5. Jaringan (Networking) dan Pemahaman Etika
Mulai bangun jaringan dengan para senior di industri media.
Ikuti diskusi atau seminar jurnalistik, dan jangan ragu untuk berkenalan serta bertanya.
Koneksi ini bisa menjadi pintu informasi atau bahkan peluang karier di masa depan.
Terakhir dan yang terpenting, pelajari dan pahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
Etika adalah tulang punggung profesi ini.
Memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan akan menjagamu dari kesalahan fatal dan membangun kredibilitasmu sebagai wartawan tepercaya.
Mempersiapkan lima hal ini adalah sebuah maraton, bukan sprint.
Namun, dengan fondasi yang kuat, kamu akan lebih siap untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di dunia jurnalistik yang dinamis.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Jurnalis Mandek, Kinerja Polres Kubu Raya Dipertanyakan
(*Mira)












