Indonesia juga masuk dalam lima besar, dengan sekitar 33 juta warganya masih tinggal di kawasan serupa.
Peringkat ini didasarkan pada jumlah absolut penduduk, bukan persentase, untuk menyoroti negara dengan jumlah orang terdampak paling banyak.
Laporan ini menegaskan urgensi penanganan masalah permukiman kumuh sebagai agenda pembangunan global.
Baca Juga: Dana Reses Anggota DPR Resmi Naik Menjadi Rp702 Juta per Kegiatan
(*Mira)













