Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Telur merupakan sumber nutrisi yang sangat baik. Satu butir telur ukuran besar mengandung sekitar protein. Selain itu, telur juga kaya nutrisi lain. Nutrisi ini termasuk vitamin D (penting untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh) dan kolin (membantu metabolisme, fungsi hati, serta perkembangan otak janin).
Namun, banyak orang masih beranggapan bahwa mengonsumsi telur dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Benarkah anggapan ini?
Mengutip Mayo Clinic, telur ayam memang mengandung kolesterol. Meskipun demikian, efek konsumsi telur terhadap kenaikan kadar kolesterol darah sangat minim.
Efek tersebut jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan efek dari lemak trans dan lemak jenuh yang biasa ada pada makanan olahan.
Benarkah Telur dan Kolesterol Tinggi Selalu Beriringan?
Heart Foundation menyebut, banyak salah kaprah seputar telur berasal dari fakta bahwa kuning telur mengandung kolesterol.
Padahal, asam lemak jenuhlah yang memiliki efek lebih besar pada kadar kolesterol darah kita. Efek kuning telur terhadap kolesterol tinggi justru sangat minim.
Sebuah tinjauan menyeluruh dari penelitian yang ada menyimpulkan bahwa bukti efek telur pada kolesterol darah dianggap tidak konsisten.










