Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Mantan Chief Executive Officer (CEO) Google, Eric Schmidt, mengeluarkan peringatan keras mengenai potensi bahaya kecerdasan buatan (AI), yang disebutnya bisa menjadi alat mematikan untuk membunuh manusia jika jatuh ke tangan yang salah.
Pernyataan ini disampaikannya dalam konferensi teknologi Sifted Summit di London, Rabu (9/10/2025) lalu, Senin (13/10/2025).
Baca Juga: Nestle Ambil Sikap Tegas, Pecat CEO Laurent Freixe karena Skandal Asmara
Kekhawatiran mendalam Schmidt ini muncul saat menanggapi pertanyaan apakah AI dapat menjadi ancaman yang lebih berbahaya daripada senjata nuklir.
Menurutnya, saat sebuah model AI menjalani proses pelatihan, ia ‘belajar banyak hal’ yang sayangnya memiliki sisi gelap.
Schmidt menegaskan bahwa ada bukti solid yang menunjukkan model AI, baik yang bersifat open-source maupun tertutup, dapat diretas untuk menghilangkan batasan keamanannya.















