Baca Juga: Kayong Utara di Tengah Arus Pemangkasan Dana Pusat
Kondisi ini membuat strategi penambahan luas lahan pertanian (ekstensifikasi) sulit dilakukan karena terbentur regulasi.
“Daerah kita ini sekitar 50 persen merupakan kawasan hutan dengan berbagai jenis, ada hutan lindung, hutan produksi, dan lain-lain. Jadi, kalau kita hanya terpaku pada ekstensifikasi untuk meningkatkan produksi pertanian, tentu banyak kendala,” jelasnya.
Sebagai solusinya, Bupati Romi menekankan pentingnya strategi intensifikasi pertanian, yaitu mengoptimalkan lahan yang sudah ada secara modern dan efisien.
“Oleh karena itu, strategi yang paling efektif adalah intensifikasi pertanian, yaitu bagaimana kita mengoptimalkan lahan yang sudah ada dengan cara yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan,” tambahnya.
Bupati Romi berharap sinergi dengan TMI dapat terus berlanjut, khususnya dalam pendampingan teknis, pelatihan, serta pengembangan akses pasar bagi hasil pertanian Kayong Utara.
(ra)
















