Selain itu, Bupati juga mengapresiasi kegiatan jalan sehat yang berhasil merangkul seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran pesantren di tengah warga.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pesantren tidak hanya bermanfaat di lingkungan internal, tetapi juga hadir untuk masyarakat sekitar. Ke depan, saya berharap pesantren terus membuka diri, bersinergi, dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangun Ketapang yang lebih baik,” harapnya.
Ia juga menilai visi pesantren sejalan dengan cita-cita pemerintah daerah.
“Apalagi visi pesantren ini sejalan dengan cita-cita kita bersama, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” lanjutnya.
Sebagai penutup, ia memanjatkan doa agar sinergi antar semua pihak semakin kuat.
“Semoga melalui momentum Harlah ke-20 ini, hubungan sinergis antara pesantren, masyarakat, dan pemerintah semakin kuat demi terwujudnya Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri,” tuturnya.
Baca Juga: Dua Sanksi Menanti Rizky Kabah: Jerat Pidana ITE dan Kewajiban Hukum Adat Dayak Capa Molot
(*Mira)
















