Reformasi Polri Bergulir, Heboh Lagi Beredar Video Petinggi Polda Kalbar Rayakan Kemenangan dengan Terduga Raja Tambang Ilegal

AS, yang disebut-sebut sebagai 'raja tambang ilegal' Kalbar, berbaur dengan petinggi kepolisian dalam acara perayaan kemenangan klub voli Bhayangkara Presisi. Kehadirannya memicu kontroversi di tengah isu reformasi Polri. (Dok. Faktakalbar.id)
AS, yang disebut-sebut sebagai 'raja tambang ilegal' Kalbar, berbaur dengan petinggi kepolisian dalam acara perayaan kemenangan klub voli Bhayangkara Presisi. Kehadirannya memicu kontroversi di tengah isu reformasi Polri. (Dok. Faktakalbar.id)

FaktaKalbar.id, NASIONAL – Ditengah dimulainya reformasi kepolisian yang digadang bakal membersihkan institusi Polri dari praktik koruptif dan kolutif, publik kembali dikejutkan dengan kembali beredarnya video kemunculan sosok AS, yang diduga “raja tambang ilegal” Kalimantan Barat.

Ia terlihat ikut merayakan kemenangan klub Bhayangkara Presisi dalam final Proliga Voli 2025 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu malam, 11 Mei 2025 lalu.

Baca Juga: Bak Aksi Koboi, Tambang Emas Ilegal Beroperasi di Depan Rumah Polisi Sintang

AS tampak berbaur dengan jajaran pejabat tinggi Polda Kalbar dalam pesta kemenangan tersebut.

Padahal, desakan masyarakat Kalimantan Barat agar kepolisian menindak tegas AS kian nyaring belakangan ini, meskipun begitu, sosok yang dikenal dan diduga sebagai raja tambang ilegal itu sampai saat ini tidak pernah sedikit pun tersentuh oleh hukum.

Dalam laga final pada waktu itu, Bhayangkara Presisi berhasil menundukkan Jakarta LavAni Livin Transmedia dan keluar sebagai juara musim kompetisi 2025.

Klub yang diasuh langsung oleh jajaran kepolisian ini sukses mengangkat trofi, namun sorotan publik justru tertuju pada kehadiran AS yang larut dalam euforia bersama para petinggi polisi.