Jebakan Nikmat Kopi: Pahami 5 Alasan Otak Anda Sulit Lepas dari Minuman Ini

"Mengapa kopi sulit ditinggalkan? Pahami 5 alasan ilmiah dan psikologis di balik kecanduan kafein, mulai dari efek otak hingga kebiasaan sehari-hari."
Mengapa kopi sulit ditinggalkan? Pahami 5 alasan ilmiah dan psikologis di balik kecanduan kafein, mulai dari efek otak hingga kebiasaan sehari-hari. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Bagi sebagian orang, kopi bukan sekadar minuman, melainkan ritual harian yang tak bisa dilewatkan.

Aroma yang khas, rasa yang pekat, dan efeknya yang langsung terasa membuat kopi menjadi andalan untuk memulai hari atau mengusir kantuk di sore hari.

Tapi, pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa kopi begitu mudah membuat kita ketagihan?

Ternyata, ada beberapa faktor ilmiah dan psikologis yang menjadi alasan di balik kuatnya cengkeraman kopi pada kita.

Baca Juga: Dari Kebutuhan Hingga Gaya Hidup, Intip Alasan Kopi Begitu Melekat pada Gen Z

Mari kita telusuri lima alasan utama mengapa kopi membuat kecanduan.

1. Kandungan Kafein yang Memicu Otak

Kafein adalah zat psikoaktif yang bekerja dengan cara memengaruhi sistem saraf pusat.

Ketika Anda minum kopi, kafein akan diserap ke dalam aliran darah dan bergerak menuju otak.

Di sana, kafein bertindak seperti ‘penyamar’ bagi molekul adenosin, yaitu senyawa yang membuat kita merasa lelah dan mengantuk.

Kafein akan memblokir reseptor adenosin sehingga otak tidak menerima sinyal lelah.

Hasilnya, kita merasa lebih waspada, berenergi, dan fokus. Sensasi inilah yang membuat tubuh menginginkan kafein lagi dan lagi.

2. Efek Dopamin yang Memberi Rasa Senang

Kopi tidak hanya membuat kita terjaga, tetapi juga memicu pelepasan dopamin, hormon yang bertanggung jawab atas rasa senang, motivasi, dan kebahagiaan.

Setiap kali Anda menikmati kopi, otak akan melepaskan dopamin, menciptakan sensasi euforia ringan.

Seiring waktu, otak akan mengasosiasikan kopi dengan perasaan positif ini, membentuk siklus yang sulit diputus.

Inilah sebabnya mengapa minum kopi sering kali terasa seperti ‘hadiah’ atau cara untuk memulai hari dengan semangat.

3. Gejala Putus Kafein yang Tidak Nyaman