Ia menilai ajang ini merupakan wadah yang sangat positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat mereka di dunia otomotif, sekaligus mendorong pembinaan atlet sejak dini.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena menumbuhkan semangat sportivitas dan menjadi ajang pembinaan bagi para pembalap muda. Kita harapkan dari Pontianak dan Kalbar akan lahir pembalap-pembalap yang mampu tampil di tingkat nasional bahkan dunia,” ujar Edi.
Dalam pesannya kepada seluruh peserta, Edi Kamtono menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Menurutnya, sikap sportif adalah fondasi utama untuk meraih prestasi yang sejati dalam dunia olahraga.
“Menang atau kalah bukan segalanya. Yang terpenting adalah semangat dan sportivitas. Itu yang akan membawa prestasi sejati,” pesannya.
Lebih lanjut, Edi Kamtono menanggapi aspirasi para insan otomotif mengenai fasilitas sirkuit yang lebih memadai di Pontianak.
Baca Juga: Kembali Cetak Sejarah, Pembalap Binaan Astra Honda Juara di ETC Prancis
Ia membuka peluang untuk mewujudkan sirkuit yang representatif dengan adanya dukungan dari berbagai pihak.
“Kalau dukungan sudah ada dari IMI dan DPRD, tinggal kita carikan lahannya. Mudah-mudahan Pontianak bisa punya arena balap sendiri agar pembinaan atlet otomotif lebih terarah,” ungkapnya.
Antusiasme luar biasa pada gelaran kali ini juga dikonfirmasi oleh Ketua Panitia Kejurprov Balap Motor Kalbar Seri IV, Yogi. Ia menyebutkan bahwa jumlah peserta pada seri keempat ini melampaui seri-seri sebelumnya.
“Alhamdulillah, untuk seri keempat ini tercatat sebanyak 381 peserta yang ikut ambil bagian. Ini menjadi jumlah peserta terbanyak sepanjang pelaksanaan Kejurprov Balap Motor,” sebut Yogi.
Yogi menambahkan bahwa tujuan utama penyelenggaraan acara ini adalah sebagai ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi generasi muda di bidang otomotif agar dapat berprestasi secara positif.
Baca Juga: Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Thailand dan Italia
Senada dengan harapan para peserta, ia juga menyuarakan impian besar komunitas balap motor di Pontianak.
“Harapan kami, ke depan Kota Pontianak bisa memiliki sirkuit semi-permanen berstandar nasional. Ini menjadi impian para pembalap agar mereka dapat berlatih dan bertanding dengan aman dan profesional,” pungkasnya.
(*Red/Prokopim)
















