Fenomena Standby Power: Cek Perangkat yang Paling Banyak Sedot Listrik Meski Sudah Dimatikan

Stop Vampire Load! Perangkat Ini Tetap Sedot Listrik Saat Mati
Ilustrasi perangkat elektronik (Dok. Ist)

Fitur-fitur ini meliputi:

  • Jam digital atau tampilan layar kecil.
  • Lampu indikator status (LED).
  • Sensor remote untuk menyalakan perangkat.
  • Mode siaga (standby mode) yang menjaga perangkat cepat aktif kembali.

Fitur ini memang membuat perangkat lebih nyaman digunakan.

Namun, fitur ini tetap membutuhkan aliran listrik meski tombol power sudah dimatikan.

Standby power terlihat kecil, tapi jika dihitung selama 24 jam sehari dan dikalikan jumlah perangkat di rumah, hasilnya signifikan,” tulis Berkeley Lab dalam risetnya.

Jika digabungkan, konsumsi listrik dari seluruh perangkat ini bisa setara dengan menyalakan kipas angin atau bahkan lampu sepanjang hari. Ini menjadi pemborosan energi yang signifikan.

Perangkat Paling Boros Listrik Saat Mode Standby

Berdasarkan data uji konsumsi daya, penting bagi Anda untuk mencabut perangkat berikut dari stop kontak jika tidak digunakan. Perangkat ini termasuk yang paling boros listrik saat siaga:

Perangkat Konsumsi Daya Saat Standby
Set-Top Box TV 10–30 watt (paling boros saat siaga)
Laptop & Komputer Desktop 0,7–20 watt
Router WiFi & Modem Internet 5–10 watt (berjalan nonstop 24 jam)
Speaker & Sistem Audio 5–10 watt
Charger Kendaraan Listrik (EV/Ebike) 0,3–5 watt
Televisi Modern 1–5 watt
Charger Ponsel & Elektronik Kecil 0,2–2 watt
Microwave, Oven, Mesin Kopi 1–5 watt (khusus yang ada Jam Digital)
AC & Air Purifier AC 0,6–10 watt; Air Purifier 0,2–1,5 watt
Printer & Scanner 2–5 watt

Mulai sekarang, cobalah mencabut perangkat yang tidak digunakan.

Baca Juga: Mengenal Kecemasan pada Perfeksionis: Belajar Melepas Standar Tinggi dengan Bodo Amat

Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi tagihan listrik bulanan Anda secara signifikan.

(*Drw)