Fitur-fitur ini meliputi:
- Jam digital atau tampilan layar kecil.
- Lampu indikator status (LED).
- Sensor remote untuk menyalakan perangkat.
- Mode siaga (standby mode) yang menjaga perangkat cepat aktif kembali.
Fitur ini memang membuat perangkat lebih nyaman digunakan.
Namun, fitur ini tetap membutuhkan aliran listrik meski tombol power sudah dimatikan.
“Standby power terlihat kecil, tapi jika dihitung selama 24 jam sehari dan dikalikan jumlah perangkat di rumah, hasilnya signifikan,” tulis Berkeley Lab dalam risetnya.
Jika digabungkan, konsumsi listrik dari seluruh perangkat ini bisa setara dengan menyalakan kipas angin atau bahkan lampu sepanjang hari. Ini menjadi pemborosan energi yang signifikan.
Perangkat Paling Boros Listrik Saat Mode Standby
Berdasarkan data uji konsumsi daya, penting bagi Anda untuk mencabut perangkat berikut dari stop kontak jika tidak digunakan. Perangkat ini termasuk yang paling boros listrik saat siaga:
Mulai sekarang, cobalah mencabut perangkat yang tidak digunakan.
Baca Juga: Mengenal Kecemasan pada Perfeksionis: Belajar Melepas Standar Tinggi dengan Bodo Amat
Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi tagihan listrik bulanan Anda secara signifikan.
(*Drw)













