Tarik napas secara perlahan melalui hidung selama dua hitungan.
Kemudian, kerucutkan bibir Anda seolah-olah akan bersiul, dan embuskan napas secara perlahan melalui mulut selama empat hitungan.
Lakukan teknik ini hingga napas Anda terasa lebih stabil.
Teknik ini membantu menjaga saluran udara tetap terbuka lebih lama dan mengeluarkan udara yang terperangkap di paru-paru.
3. Konsumsi Cairan Hangat
Minum cairan hangat seperti air putih hangat, teh herbal tanpa kafein, atau sup kaldu bisa memberikan kelegaan.
Uap dari cairan hangat dapat membantu melembapkan saluran pernapasan dan mengencerkan dahak yang menyumbat.
Selain itu, cairan hangat juga menenangkan tenggorokan dan mengurangi iritasi yang memicu batuk.
Pastikan untuk minum sedikit demi sedikit agar tidak memicu batuk lebih lanjut.
Jika sesak napas tidak kunjung membaik atau disertai gejala lain seperti demam tinggi, nyeri dada, atau bibir membiru, segera cari bantuan medis.
Baca Juga: Fakta atau Mitos: Boleh Tidaknya Mandi Saat Demam?
















