Penyebab utama pisang cepat matang dan cokelat adalah cara penyimpanan yang kurang tepat. Kelembapan suhu ruang dan paparan etilen menjadi pemicu utamanya.
Berikut adalah poin utama yang perlu diperhatikan saat menyimpan pisang:
- Simpan pisang di udara terbuka untuk menghindari suhu ruang yang lembap.
- Membungkus batang pisang dengan plastic wrap sangat efektif memperpanjang usia pisang.
- Pisang yang sudah terlalu matang tidak perlu dibuang dan masih bisa diolah menjadi makanan lezat.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah tips menyimpan pisang agar tidak cepat cokelat:
Baca Juga: Mana yang Lebih Baik Kopi atau Teh di Pagi Hari? Fokus Tajam vs Efek Menenangkan
- Simpan di Tempat Sejuk dan Terlindung dari Cahaya: Suhu ideal untuk pisang adalah sekitar . Suhu yang terlalu hangat akan mempercepat proses pematangan.
Simpan pisang di ruangan yang lebih gelap tanpa sinar matahari langsung. - Masukkan Pisang ke Dalam Lemari Es: Karena suhu hangat mempercepat pematangan, menyimpannya di lemari es adalah solusi.
Namun, pastikan pisang sudah matang sebelum dimasukkan. Suhu dingin dapat menghambat proses bertumbuhnya pisang tersebut. - Tambahkan Jus Buah Lain pada Irisan Pisang: Setelah pisang dipotong dan terkena udara, warnanya cepat menjadi kecokelatan.
Jika Anda ingin irisan pisang tetap segar, tambahkan sedikit jus lemon atau nanas di atasnya. Kombinasi ini sangat enak untuk salad buah. - Simpan di Udara Terbuka, Bukan Wadah Tertutup: Jangan simpan pisang di dalam kantong atau wadah tertutup karena akan mempercepat proses pematangan.
Sebaiknya simpan pisang di udara terbuka, dan idealnya digantung. - Jangan Simpan Bersamaan dengan Buah Lain: Menggabungkan pisang dalam wadah yang sama dengan buah lain bisa mempercepat proses pematangan.
Terutama jika disatukan dengan apel dan alpukat. Kedua buah ini melepaskan gas etilen saat matang yang akan membuat pisang matang lebih cepat. - Bungkus Batang dengan Plastic Wrap: Tips ini sangat efektif. Membungkus batang pisang dengan plastik pembungkus dapat memperlambat proses pematangan dan memperpanjang umur pisang beberapa hari lebih lama.
Resep Olahan dari Pisang Terlalu Matang
Pisang yang kulitnya mulai berbintik cokelat atau sudah terlalu matang, yang sering disebut Pisang Terlalu Matang, tidak perlu langsung dibuang.
Pisang ini justru sempurna untuk diolah, terutama jika dipanggang atau diblender, karena menghasilkan rasa manis dan kelembapan alami.
Baca Juga: Manfaat Pisang untuk Kesehatan: Mengapa Buah Ini Wajib Ada di Menu Harianmu
Berikut adalah beberapa resep olahan yang bisa Anda coba untuk memanfaatkan Pisang Terlalu Matang:
- Waffle Pisang
- Bahan Utama: cup tepung terigu serbaguna, cup pisang matang yang dihaluskan, butir telur, dan cup susu.
- Cara Membuat: Campurkan bahan kering (tepung, baking powder, garam). Kocok bahan basah (susu, pisang, minyak, telur, vanili) lalu masukkan ke campuran tepung.
Masak di cetakan waffle panas.
- Muffin Pisang Cokelat Gluten Free
- Bahan Utama: buah pisang ukuran sedang yang terlalu matang, butir telur besar, cup yogurt Yunani, dan cup tepung almond blanched.
- Cara Membuat: Haluskan pisang, telur, yogurt, dan sirup maple. Ayak tepung almond dan bahan kering lainnya. Campurkan secara bertahap, lalu masukkan chocolate chip.
Panggang hingga sampai menit pada suhu .
- Es Krim Pisang dan Selai Kacang
- Bahan Utama: buah pisang agak matang (potong dadu dan dibekukan), sendok teh susu, dan sendok teh selai kacang.
- Cara Membuat: Bekukan potongan pisang hingga padat. Masukkan pisang beku, gula halus (opsional), susu, dan vanili ke dalam blender.
Haluskan hingga lembut dan creamy. Tambahkan selai kacang, haluskan kembali.
(*Drw)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id










