Jenazah kemudian dibawa ke Tebang Benua, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, untuk dimakamkan.
Pihak keluarga menolak dilakukannya visum et repertum (VER) terhadap jenazah M.
Mewakili Kapolsek Sungai Ambawang, IPTU Reyden Fidel Armada, Aiptu Ade menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa ini.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih dekat dengan anak-anak mereka.
“Perkembangan teknologi, khususnya penggunaan handphone yang semakin pesat, dapat memengaruhi pola pikir dan kondisi psikologis remaja. Karena itu, kami mengajak para orang tua untuk lebih peka, memberikan perhatian, serta membangun komunikasi yang baik dengan anak. Dengan begitu, teknologi tidak hanya berdampak negatif, tetapi justru bisa dimanfaatkan secara positif, sehingga tidak menjadi pemicu terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang,” pesannya.
Aiptu Ade menambahkan, tragedi ini diharapkan menjadi pelajaran bagi setiap keluarga agar dapat memperkuat ikatan emosional dengan anak-anak mereka, sehingga mereka tidak merasa sendirian saat menghadapi suatu persoalan.
Baca Juga: Seorang Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kubu Raya
(*Red)
















