Lonjakan Ekspor Minyak Kelapa Sawit Dongkrak Surplus Perdagangan Indonesia

Petani di Indonesia sedang memanen tandan buah segar kelapa sawit. Ekspor minyak kelapa sawit Indonesia mengalami pertumbuhan dua digit, didorong oleh tingginya harga komoditas global.
Petani sawit mandiri sedang memanen Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. (Dok. Ist)

Pemerintah Indonesia sedang berupaya melobi Washington untuk memberikan pembebasan tarif pada minyak sawit.

“Kami mengekspor sekitar 2,6 juta ton CPO dan turunannya [ke AS] pada Agustus saja,” tambah Habibullah, tanpa memberikan detail nilai ekspornya.

Selain itu, BPS juga melaporkan perkembangan perdagangan dengan Uni Eropa (EU), di mana Jakarta berencana memiliki perjanjian perdagangan bebas pada awal 2027.

Pada Agustus, ekspor produk minyak sawit Indonesia ke pasar EU mencapai $192,64 juta, sementara total ekspor selama delapan bulan mencapai $1,27 miliar.

Lonjakan ekspor minyak kelapa sawit ini turut berperan penting dalam menjaga surplus perdagangan Indonesia selama 64 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Dengan peningkatan signifikan ini, sektor kelapa sawit terus menjadi pilar ekonomi yang kuat bagi Indonesia.

Baca Juga: Borneo Forum 2025 di Pontianak Tegaskan Sawit Penopang Ekonomi Nasional

(*Red)