Wujudkan Pelayanan Prima, Wali Kota Pontianak Minta ASN Lebih Peka dan Peduli

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat memimpin apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat memimpin apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Foto: HO/Faktakalbar.id

Tugas aparatur tidak hanya terbatas pada bidangnya masing-masing, tetapi juga harus peduli pada kondisi masyarakat, seperti masalah pendidikan, kesehatan, atau tempat tinggal.

“Kalau satu saja pelayanan publik dinilai buruk, maka citra pemerintah kota juga ikut dipandang buruk,” tegasnya.

Demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan, Edi mendorong ASN untuk terus belajar dan memahami peraturan.

“Sebagai aparatur pemerintah, jangan sampai bersikap acuh. Semua bagian dari keluarga besar Pemkot Pontianak, sehingga tugas kita tidak bisa hanya dilihat dari sekat dinas,” tambahnya.

Ia menyarankan ASN agar proaktif mencari informasi dan tidak harus selalu menunggu bimbingan teknis.

“Tidak mesti menunggu bimbingan teknis. Kita bisa belajar mandiri lewat Google, media sosial, atau AI. Yang penting, mau meluangkan waktu untuk belajar agar bisa memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.

Selain tantangan internal, Edi juga menyoroti kondisi fiskal daerah. Pemerintah pusat akan mengurangi dana transfer untuk Kota Pontianak pada tahun 2026 sekitar Rp223 miliar.

Baca Juga: Bahasan Ajak ASN Pontianak Tingkatkan Kinerja di Momentum Hari Kebangkitan Nasional

Pengurangan ini memaksa Pemkot untuk melakukan penyesuaian dan refocusing program.

“Tahun 2025 ini kita masih harus menyelesaikan program yang direncanakan 2024, termasuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 1 tentang penghematan anggaran. Harapannya seluruh program bisa selesai tepat waktu agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelas Edi.

Wali kota kembali menegaskan komitmennya untuk membangun Pontianak yang lebih maju dan meningkatkan kesejahteraan serta kebahagiaan warganya.

Ia berharap amanah yang diberikan kepada ASN dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Selamat bekerja, semoga Allah selalu memberi kita rahmat dan hidayah,” pungkasnya.

(*Red)