Lewat Festival Saprahan, Pemkot Pontianak Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Melayu

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka Festival Saprahan Pelajar SMP/MTs se-Kota Pontianak.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka Festival Saprahan Pelajar SMP/MTs se-Kota Pontianak. Foto: HO/Faktakalbar.id

Pendidikan, menurutnya, tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung dengan budaya sekitar.

Baca Juga: Makan Saprahan: Sekda dan Sultan Sintang Dukung Pelestarian Demi Menjaga Identitas Budaya

Tradisi saprahan sendiri mengandung nilai-nilai luhur yang relevan untuk pembentukan karakter generasi muda.

Inilah yang menjadi salah satu tujuan utama Disdikbud dalam menggagas acara ini sebagai agenda tahunan.

“Melalui kegiatan ini, para pelajar belajar tentang nilai kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan yang terkandung dalam tradisi saprahan. Harapannya, nilai-nilai ini bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Sri Sujiarti.

Dengan adanya kegiatan seperti Festival Saprahan Pelajar, upaya untuk lestarikan budaya Melayu Pontianak diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan, memastikan warisan leluhur tidak lekang oleh waktu dan tetap relevan bagi generasi mendatang.

(*Red)

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id