Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, melalui Kasat Lantas Iptu Liafani Karen, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk kegiatan yang dapat mengancam keselamatan jiwa, baik pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi balap liar yang membahayakan keselamatan masyarakat. Patroli akan terus kami tingkatkan, terutama di titik-titik rawan yang sering dijadikan arena balapan,” tegas Iptu Liafani Karen.
Lebih lanjut, Iptu Liafani juga menekankan pentingnya peran serta orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak mereka.
Menurutnya, pengawasan dari keluarga adalah benteng utama untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam kegiatan negatif seperti balapan liar.
“Peran orang tua sangat penting untuk mencegah anak-anaknya ikut dalam aksi balap liar. Jangan sampai mereka menjadi korban sia-sia di jalanan hanya karena ingin mencari sensasi,” tambahnya.
Langkah penertiban ini mendapat respons positif dari warga sekitar.
Baca Juga: Polres Ketapang Amankan 39 Motor Terkait Balap Liar dan Knalpot Brong
Masyarakat yang tinggal di dekat GOR Patih Gumantar mengaku sudah lama resah dengan suara bising knalpot dan perilaku ugal-ugalan para pembalap liar yang kerap mengganggu ketenangan dan membahayakan keselamatan.
“Kami sangat mendukung patroli ini. Semoga anak-anak muda bisa lebih sadar bahwa jalan umum bukan tempat balapan,” ungkap salah seorang warga.
Upaya penertiban aksi balap liar di Landak ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di kalangan remaja, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
(*Red)
















