Faktakalbar.id, PONTIANAK – Siti Hediati Hariyadi menyampaikan apresiasinya terhadap Indonesia yang berhasil melakukan sertifikasi ekspor untuk produk dari Kalimantan Barat.
“Selamat kepada negara Indonesia yang sudah bisa melakukan sertifikasi ekspor barang-barang dari Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia merasa bangga karena Kalimantan Barat memiliki beragam produk ekspor, termasuk sarang burung walet dan arwana yang jumlahnya cukup besar.
“Kemudian arwana adanya cuma ada di Kalimantan jadi cukup besar ekspornya ke luar negeri bisa ditingkatkan lagi untuk bisa menambah pendapatan devisa negara,” tambahnya.
Baca Juga: Pemkot Pontianak Pastikan Perbaikan Jalan Sungai Jawi dan Jeruju Dipercepat
Saat ditanya mengenai ekspor perdana kratom yang sempat terkendala regulasi, Siti Hediati Hariyadi berharap ada kejelasan aturan.
“Mudah-mudahan aturannya jelas, misal ekspornya rutin Kalimantan Barat ini karena memang ini sangat membantu petani yang ada di sini,” katanya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan produk tersebut lolos karantina menunjukkan status legalnya dan dapat terus ditingkatkan.
“Saya rasa ini jelas karena sudah lolos karantina, berarti ini barang legal yang bisa diekspor, mudah-mudahan bisa ditingkatkan lagi,” tegasnya.
Acara Akselerasi Ekspor Kratom Perdana oleh Komisi IV DPR-RI ini berlangsung di Pelabuhan Laut Dwikora, Pontianak pada Selasa, 30 September 2025.
















