Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Mimpi buruk adalah pengalaman tidur yang umum terjadi dan sering kali meninggalkan perasaan tidak nyaman saat terbangun.
Meskipun terkadang terasa acak, secara ilmiah ada beberapa faktor yang bisa menjelaskan mengapa kita mengalaminya.
Berikut adalah beberapa alasan ilmiah di balik mimpi buruk:
1. Aktivitas Otak Selama Fase REM
Baca Juga: Bukan Diganggu Makhluk Halus! Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Tubuhmu Lumpuh Saat Ketindihan
Mimpi buruk paling sering terjadi selama fase tidur REM (Rapid Eye Movement), yaitu tahap tidur di mana otak kita paling aktif dan mirip dengan saat kita terbangun.
Selama fase ini, area otak yang mengontrol emosi, seperti amigdala, menjadi sangat aktif.
Ketika otak memproses emosi dan ingatan yang intens, hal ini bisa bermanifestasi sebagai mimpi yang menakutkan atau mengganggu.
2. Stres dan Kecemasan
Stres dan kecemasan adalah pemicu utama mimpi buruk.
Ketika kita mengalami tekanan mental, otak cenderung memproses emosi-emosi negatif tersebut saat tidur.
Mimpi buruk sering kali menjadi cara otak untuk mencoba “menyelesaikan” atau memproses masalah dan perasaan yang belum terselesaikan di alam bawah sadar.
















