Situasi Terkini Bencana di Indonesia: Banjir, Cuaca Ekstrem, dan Gempa Bumi Melanda Beberapa Wilayah

Arus kuat banjir merusak satu unit jembatan penghubung desa di Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah terputus pada Sabtu (27/9). Foto: BPBD Parigi Moutong
Arus kuat banjir merusak satu unit jembatan penghubung desa di Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah terputus pada Sabtu (27/9). Foto: BPBD Parigi Moutong

BPBD Kabupaten Deli Serdang telah memberikan bantuan darurat berupa sembako. Sebagian besar rumah yang rusak kini sudah diperbaiki oleh pemiliknya dan aman untuk dihuni kembali.

Baca Juga: Laporan Terbaru BNPB: Penanganan Bencana di Indonesia Fokus pada Gempa Banyuwangi dan Longsor Demak

Selain bencana hidrometeorologi, gempa bumi juga mengguncang sejumlah wilayah.

Pada Jumat, (26/9/2025), gempa berkekuatan M 4,5 mengguncang Kabupaten Tanggamus, Lampung, dengan pusat gempa di 19 kilometer barat laut Tanggamus.

Guncangan kuat dirasakan di Kecamatan Semaka dan Wonosobo, menyebabkan 14 KK terdampak.

Tercatat, satu rumah rusak berat dan 13 rumah rusak ringan. BPBD Kabupaten Tanggamus telah berkoordinasi untuk melakukan asesmen.

Laporan terbaru dari Situbondo, Jawa Timur, pasca-gempa M 5,7 pada Kamis, 25 September 2025, tercatat 550 orang terdampak, namun tidak ada korban luka maupun meninggal dunia. Warga yang rumahnya rusak mengungsi mandiri ke rumah kerabat.

Agus Riyanto, selaku Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, memimpin rapat koordinasi dengan BPBD Kabupaten Situbondo dan pemerintah setempat.

“Kondisi pascagempa saat ini sudah kondusif. Layanan kesehatan dari puskesmas disiagakan 24 jam. Dapur umum akan dioperasikan tiga hari kedepan.” ujarnya.

Data kaji cepat per Sabtu, 28 September 2025, menunjukkan 137 rumah rusak, dengan rincian 56 rumah rusak berat, 20 rusak sedang, dan 61 rusak ringan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memberikan bantuan material untuk perbaikan rumah.

Sementara itu, BNPB mendistribusikan bantuan berupa 50 tenda keluarga, satu tenda pengungsi, 200 paket sembako, 100 selimut, 100 matras, dan 100 terpal.

Baca Juga: Sejumlah Rumah dan Fasilitas Umum Rusak Akibat Gempa Bumi Banyuwangi, Ini Data Terbaru BNPB

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem dan potensi gempa bumi.

Masyarakat dianjurkan untuk menyiapkan tas siaga bencana dan memantau informasi dari otoritas terpercaya seperti BNPB, BPBD, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

(*Red)