Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Rasa lemas dan tidak bersemangat seringkali menyertai kondisi kurang tidur.
Walau demikian, aktivitas fisik justru memainkan peran penting. Olahraga teratur sebenarnya membantu meningkatkan kualitas tidur dan olahraga memiliki kaitan erat.
“Olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas tidur Anda,” ujar Jeffrey Durmer, MD, PhD.
Ia adalah dokter ahli saraf sirkadian dan neurosains, seperti dilansir dari Self, Rabu (10/9/2025).
Durmer menjelaskan mekanisme di baliknya. Aktivitas fisik yang rutin memicu penumpukan adenosin dalam aliran darah.
Adenosin adalah neurotransmitter yang sangat penting. Fungsinya adalah mendorong tidur nyenyak dengan kualitas tinggi.
Namun, jika Anda memutuskan untuk tetap berolahraga meski sedang kurang tidur, hati-hati. Jenis dan intensitas aktivitas fisik harus dipilih dengan cermat.
Baca Juga: Lari Jadi Konsisten: 5 Tips Ampuh untuk Pemula dari Asics, Jangan Sampai FOMO Saja
Tujuannya agar tubuh tidak memikul beban yang berlebihan.
Risiko Olahraga Berat saat Kurang Tidur
Melakukan olahraga dengan intensitas tinggi saat tubuh lelah memiliki risiko besar.
Menurut Dr. Durmer, sistem neuromuskular tidak berfungsi optimal ketika seseorang kekurangan tidur.
Akibatnya, otot cepat lelah, dan keseimbangan tubuh gampang terganggu.
Kondisi ini membuat latihan angkat beban berat sangat berisiko. Contohnya adalah gerakan squat atau deadlift.
Latihan ini sangat berisiko tinggi menyebabkan cedera serius.













