Dengan teknologi terbaru, kualitas air dari instalasi ini sebenarnya sudah layak untuk diminum.
“Teknologinya baru, kualitas air di sini sebenarnya sudah layak minum langsung. Namun, distribusi ke rumah tangga masih dipengaruhi kondisi pipa, sehingga tetap perlu pengujian lebih lanjut,” jelas Edi.
Selain itu, beroperasinya IPA di Jalan Nipah Kuning Dalam ini diharapkan dapat menyediakan air bersih dengan tekanan dan kapasitas yang lebih stabil.
Proyek ini juga berpotensi menjangkau wilayah sekitarnya, termasuk sebagian Kecamatan Kakap.
“Dengan kapasitas hingga 360 liter per detik, pelayanan air bersih akan semakin luas dan optimal,” imbuhnya.
Optimisme dari PDAM Tirta Khatulistiwa
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa, Wawan Hari Purnomo, menambahkan bahwa pihaknya terus mengawasi jadwal agar pekerjaan selesai tepat waktu.
“Kami mempersiapkan penyusunan jadwal agar progres pekerjaan, baik fisik maupun mekanikal-elektrikal, bisa sesuai target. Mudah-mudahan November sudah bisa selesai,” kata Wawan.
Menurut Wawan, pembangunan ini mencakup instalasi pengolahan air (IPA), jaringan perpipaan, serta intake yang bersumber dari Sungai Serok.
Kapasitas sebesar 360 liter per detik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Pontianak Barat.
(*Red/Prokopim/Kominfo)
















