Penyebab Utama Microsleep: Mengapa Tubuh Tiba-tiba “Tertidur” Sesingkat Kedipan Mata?

"Ketahui penyebab utama microsleep, dari kurang tidur, kualitas tidur buruk, hingga kegiatan monoton. Pahami mengapa otak tiba-tiba "tertidur" dan cara mencegahnya agar tetap aman. "
Ketahui penyebab utama microsleep, dari kurang tidur, kualitas tidur buruk, hingga kegiatan monoton. Pahami mengapa otak tiba-tiba "tertidur" dan cara mencegahnya agar tetap aman. (Dok. Ist)

Kualitas tidur juga sangat penting.

Seseorang bisa saja tidur 8 jam, tetapi jika tidurnya sering terganggu—misalnya karena sleep apnea (henti napas saat tidur), insomnia, atau lingkungan yang bising—tubuhnya tidak mendapatkan istirahat yang optimal.

Tidur yang tidak nyenyak membuat tubuh dan otak tidak sempat melewati seluruh siklus tidur dengan baik, termasuk fase tidur nyenyak (deep sleep) yang berperan penting dalam pemulihan fisik dan mental.

Akibatnya, kamu bisa merasa lelah dan berisiko mengalami microsleep meski sudah tidur lama.

3. Jadwal Tidur yang Tidak Teratur

Tubuh kita memiliki jam biologis alami yang disebut ritme sirkadian.

Ritme ini mengatur kapan kita seharusnya merasa terjaga dan kapan merasa lelah. Ketika kamu sering mengubah jam tidur—misalnya begadang di akhir pekan atau bekerja shift malam—ritme sirkadian ini menjadi kacau.

Ketidakselarasan antara jam biologis tubuh dan aktivitas harianmu membuatmu lebih rentan merasa sangat mengantuk pada waktu-waktu yang tidak seharusnya. Ini menjadi pemicu kuat terjadinya microsleep.

4. Aktivitas Monoton dan Kurang Stimulasi

Microsleep seringkali terjadi dalam situasi yang membosankan dan kurang menantang, seperti mengemudi di jalan lurus yang panjang, mendengarkan ceramah yang panjang, atau melakukan tugas berulang-ulang.

Dalam kondisi ini, otak kekurangan stimulus untuk tetap aktif dan terjaga.

Kurangnya rangsangan dari lingkungan luar membuat otak “santai” dan mudah beralih ke mode istirahat, yang berujung pada episode microsleep.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Kantuk! Ini 5 Bahaya Fatal Menahan Ngantuk

(*Mira)