Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi para akademisi untuk masyarakat luas.
“Hal ini menjadi bagian penting dari kontribusi akademisi untuk masyarakat luas,” sebutnya.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menyambut baik kedatangan rombongan APDMI.
Ia juga memperkenalkan sedikit sejarah dan karakteristik Kota Pontianak.
Pontianak didirikan pada 23 Oktober 1771 oleh Sultan Syarif Abdurrahman Al Qadri.
Saat ini, kota ini memiliki luas 118 kilometer persegi yang terbagi menjadi enam kecamatan dan 29 kelurahan, dengan jumlah penduduk sekitar 690 ribu jiwa.
“Kota ini multi-etnis, ada Melayu, Tionghoa, Dayak, Jawa, Bugis, Madura, dan lainnya, namun hidup rukun berdampingan,” tambah Amirullah.
Amirullah berharap, dengan kehadiran rombongan APDMI ini, akan terjalin sinergi positif yang bisa memperkuat jejaring akademik demi kemajuan masyarakat Kota Pontianak.
Baca Juga: Titik Kulminasi Matahari Pontianak Pukau Wisatawan China
Ia juga menekankan bahwa Pontianak tidak hanya dikenal dengan keberagaman budayanya, tetapi juga memiliki daya tarik wisata sejarah dan fenomena alam seperti kulminasi matahari di Pontianak.
“Kami berharap kehadiran APDMI membawa energi positif serta memperkuat jejaring akademik yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Pontianak,” tutupnya.
(*Red/Prokopim)
















