Rahasia Kulit Sehat Tanpa Mandi Sering-Sering: Mitos atau Fakta?

"Jarang mandi ternyata punya manfaat tak terduga untuk kesehatan kulit. Pelajari cara menjaga mikrobioma dan kelembapan kulit dengan mengurangi frekuensi mandi."
Jarang mandi ternyata punya manfaat tak terduga untuk kesehatan kulit. Pelajari cara menjaga mikrobioma dan kelembapan kulit dengan mengurangi frekuensi mandi (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESYLE – Di tengah kebiasaan mandi dua kali sehari, tren jarang mandi mulai menjadi perbincangan.

Meskipun terdengar tidak lazim, ternyata ada beberapa ahli kesehatan yang menyarankan untuk tidak mandi terlalu sering. Apa saja manfaatnya?

Baca Juga: Mandi Malam, Jangan Takut! Ini 5 Manfaatnya untuk Tubuh dan Pikiran

1. Menjaga Mikrobioma Kulit

Kulit kita dihuni oleh miliaran bakteri, jamur, dan mikroorganisme baik yang membentuk mikrobioma kulit.

Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung alami dari bakteri jahat dan menjaga keseimbangan kulit.

Mandi terlalu sering, apalagi dengan sabun antibakteri yang kuat, dapat merusak lapisan mikrobioma.

Akibatnya, kulit menjadi lebih rentan terhadap infeksi, jerawat, dan eksim.

Dengan jarang mandi, mikrobioma kulit akan tetap seimbang dan berfungsi optimal.

2. Mencegah Kulit Kering dan Iritasi

Sabun dan air panas dapat mengikis minyak alami (sebum) yang berfungsi melembapkan kulit.

Jika lapisan sebum ini hilang, kulit akan menjadi kering, gatal, dan mudah teriritasi.

Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif atau kondisi kulit tertentu seperti eksim, jarang mandi bisa membantu kulit tetap lembap dan mengurangi risiko iritasi.