Purbaya menambahkan bahwa untuk menyeimbangkan kondisi ini, pemerintah berencana untuk menggenjot belanja negara di sisa akhir tahun.
“Pemerintah akan menggenjot belanja negara di sisa akhir tahun ini,” jelasnya.
Secara lebih rinci, pendapatan negara hingga akhir Agustus 2025 mencapai Rp1.638 triliun, yang berarti negara telah mengumpulkan 57,2 persen dari target pendapatan yang ditetapkan dalam APBN 2025.
Baca Juga: Ironi APBN: Saat Anggaran Daerah Dipotong 25%, Anggaran DPR Melonjak Hampir 50%
Di sisi lain, belanja APBN sudah terealisasi senilai Rp1.960 triliun, setara dengan 55,6 persen dari pagu anggaran.
Meskipun demikian, dari sisi keseimbangan primer, APBN mencatatkan surplus sebesar Rp22 triliun, yang menunjukkan adanya upaya positif dalam mengendalikan pengeluaran dasar pemerintah.
Pemerintah terus berupaya mengelola keuangan negara dengan hati-hati untuk memastikan stabilitas ekonomi.
(*Red)
















