Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kalimantan Barat, dengan hamparan hutan dan sungai yang luas, menyimpan kekayaan budaya dan kuliner yang luar biasa.
Setiap sudut provinsi ini memiliki hidangan khasnya sendiri, mencerminkan perpaduan budaya Melayu, Dayak, Tionghoa, dan berbagai suku lainnya.
Baca Juga: Wajib Dibawa Pulang! Ini Dia Oleh-Oleh Khas Pontianak yang Paling Populer
Menjelajahi 12 kabupaten dan 2 kota di Kalbar sama saja dengan melakukan petualangan rasa yang tak ada habisnya.
Berikut adalah beberapa makanan khas dari setiap kabupaten dan kota di Kalimantan Barat yang wajib Anda coba:
1. Kota Pontianak
Sebagai ibu kota provinsi, Pontianak memiliki banyak kuliner ikonik.
Salah satu yang paling terkenal adalah Bubur Pedas. Meskipun namanya “pedas”, rasanya justru gurih dan kaya rempah.
Hidangan ini terbuat dari beras yang disangrai dan dihaluskan, dicampur dengan berbagai sayuran seperti kangkung, pakis, dan daun kesum.
2. Kota Singkawang
Singkawang, yang dikenal sebagai “Kota Seribu Kelenteng”, memiliki kekayaan kuliner Tionghoa yang luar biasa.
Choipan atau Chai Kwe adalah salah satu yang paling populer.
Makanan ini adalah kue kukus berisi bengkuang, kucai, atau talas, disajikan dengan taburan bawang putih goreng dan sambal cocolan.
3. Kabupaten Sambas
Kabupaten Sambas dikenal dengan hidangan yang menggugah selera, salah satunya adalah Pengkang.
Makanan ini terbuat dari ketan yang dibungkus daun pisang, diisi dengan ebi (udang kering), lalu dibakar.
Pengkang sering dinikmati dengan saus sambal yang pedas dan manis, cocok untuk camilan atau pengganjal perut.
4. Kabupaten Mempawah
Di Mempawah, Anda akan menemukan hidangan unik yang berbahan dasar buah, yaitu Pacri Nanas.
Berbeda dari olahan nanas pada umumnya, pacri nanas diolah menjadi lauk untuk makan nasi dengan cita rasa asam, manis, dan pedas yang seimbang, menjadikannya perpaduan rasa yang tak biasa.
5. Kabupaten Bengkayang
Kabupaten Bengkayang memiliki hidangan khas yang berbahan dasar durian, yaitu Tempoyak.
Makanan ini adalah hasil fermentasi buah durian yang memiliki cita rasa asam dan gurih yang khas.
Tempoyak sering dijadikan lauk pendamping nasi atau dicampur ke dalam masakan lain untuk menambah cita rasa.
6. Kabupaten Landak
Salah satu makanan khas dari Kabupaten Landak adalah Tumpi.
Makanan ini merupakan kue tradisional yang terbuat dari bahan dasar umbi-umbian seperti singkong atau keladi, lalu digoreng hingga renyah.
Tumpi sering disajikan saat acara adat atau menjadi camilan sehari-hari.
7. Kabupaten Sanggau
















