Faktakalbar.id, OPINI – Enam bulan sudah sejak Gubernur Kalbar, Ria Norsan, resmi dilantik.
Namun, residu politik pasca pilgub rupanya belum benar-benar mereda.
Fitnah, hoaks, bahkan kasus lama yang sudah berulang kali terbantahkan, terus digoreng di ruang publik.
Baca Juga: MASIHKAH KITA LAPAR?
Siklus informasi semacam ini bukan hanya menguras energi masyarakat, tetapi juga memperlihatkan betapa kerasnya kompetisi politik yang menyisakan jejak panjang.
Dalam situasi seperti ini, Ria Norsan memilih untuk tidak larut.
Ia tetap menegakkan prioritas: membangun Kalbar.
Pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta penguatan ekonomi daerah menjadi agenda yang terus dikerjakan tanpa banyak menoleh ke riuh isu.
















