Dengan posisinya sebagai wilayah penyangga Kota Pontianak, kebutuhan air bersih yang meningkat mencerminkan perkembangan yang sehat.
“Ketika pelanggan sudah waiting list, ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kubu Raya dan pertumbuhan investasi itu cukup baik,” ujarnya.
Sujiwo menambahkan, penyediaan air bersih bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, “tetapi juga memiliki dampak ekonomi dan investasi yang sangat besar,” ucapnya.
Di lokasi yang sama, Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti menyampaikan rasa syukurnya atas pemanfaatan instalasi PDAM yang dibangun oleh kementeriannya.
Ia menegaskan, proyek tersebut memiliki kapasitas operasional yang dapat dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Alhamdulillah, instalasi PDAM yang sudah dibangun oleh Kementerian PUPR ini bisa dimaksimalkan dan dioperasikan sesuai kapasitasnya,” ujar Wamen Diana.
Baca Juga: Pria Kubu Raya Meninggal Mendadak di Sanggau, Diduga Akibat Hipertensi
Meskipun instalasi sudah tersedia, Diana menyebut kebutuhan air bersih dari PDAM masih besar.
Oleh karena itu, ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang akan terus berupaya mencukupi kebutuhan tersebut.
“Kebutuhan PDAM masyarakat masih kurang dan Pak Bupati akan mencukupi itu. Air baku yang ada juga sudah mencukupi,” tambahnya.
(ra)
















