Ketua PRISMA, Riko Muharandi, menyampaikan bahwa organisasi ini lahir untuk mengisi kekosongan wadah aspirasi bagi mahasiswa Mempawah.
“Organisasi ini lahir dari semangat juang kawan-kawan mahasiswa Mempawah dari berbagai kampus di Pontianak yang memiliki keresahan yang sama atas segala dinamika sosial politik yang terjadi. Belum ada sebuah gerakan yang mewadahi penyampaian aspirasi tersebut. PRISMA hadir untuk mengisi kekosongan itu dan sekaligus menjadi wadah silaturahmi untuk kawan-kawan mahasiswa asal Mempawah dari berbagai kampus,” ujar Riko.
PRISMA juga memiliki fokus utama dalam membantu pemuda-pemudi Mempawah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang PSDM PRISMA, Fajar Arifin.
“Nantinya yang menjadi salah satu fokus utama PRISMA ialah untuk membantu pemuda-pemudi Mempawah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan mencarikan beasiswa yang sesuai dan disertai dengan pembinaan,” jelas Fajar.
Selain itu, Fajar juga menambahkan bahwa PRISMA akan berupaya menciptakan peluang ekonomi bagi UMKM setempat melalui rebranding usaha serta mengangkat kembali budaya dan tradisi Mempawah yang hampir dilupakan.
Baca Juga: Dana Desa Jadi Ladang Korupsi, KMKS Desak Inspektorat Audit Massal di Sambas
Organisasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan pemikiran kritis mahasiswa dengan realitas sosial di daerah, serta menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat.
“Dengan itu kami berharap adanya PRISMA dapat diterima dengan baik dan mendapatkan dukungan dari pemerintah serta lembaga setempat, terutama masyarakat,” tutup Fajar.
(ra)
















