Tim ini berfokus pada evakuasi harta benda warga serta membantu proses evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Berdasarkan laporan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir ini.
“Kami terus berupaya menangani dampak banjir di lokasi terdampak. Kondisi terkini, air berangsur surut,” ujar perwakilan dari BPBD Ketapang.
Kolaborasi dengan instansi terkait juga terus ditingkatkan untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak terpenuhi.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di musim hujan.
Baca Juga: Banjir di Sekadau: Puluhan Rumah di Nanga Mahap Terendam hingga Lutut Orang Dewasa
Langkah antisipatif seperti memantau informasi cuaca dari BMKG dan menjaga kebersihan lingkungan sangat disarankan untuk meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.
(*Red)
















