Soal Konten Rizki Kabah Hina Suku Dayak, Wagub Kalbar: Berhati-hati Bicara di Ruang Publik “Mulutmu Harimaumu”

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, memberikan tanggapannya terkait dugaan penghinaan terhadap Suku Dayak oleh seorang konten kreator.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, memberikan tanggapannya terkait dugaan penghinaan terhadap Suku Dayak oleh seorang konten kreator. (Dok. Ist)

Penghinaan terhadap Suku Dayak merupakan isu sensitif yang bisa mengganggu kerukunan antarumat beragama dan antarsuku di Kalimantan Barat.

Ia mengingatkan bahwa setiap perbuatan yang merendahkan harkat dan martabat suatu kelompok bisa berujung pada konsekuensi hukum.

“Jadi ingat, mulutmu harimaumu,” tambahnya.

Pernyataan Wagub ini menjadi peringatan keras bagi para konten kreator dan pengguna media sosial lainnya untuk tidak membuat konten yang bersifat provokatif atau menghina kelompok tertentu.

Baca Juga: Diduga Hina Suku Dayak, Konten Kreator Pontianak Rizky Kabah Dilaporkan ke Polisi

Hormatilah keberagaman budaya, suku, dan agama yang ada di Indonesia.

Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bagi kita semua agar selalu menjunjung tinggi etika dalam berkomunikasi, baik di dunia nyata maupun di ruang digital, demi terciptanya kedamaian dan toleransi.

(*Red)