Pemkot Pontianak Kembangkan Rumah Budaya Kampung Caping, Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Tepi Sungai Kapuas

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meninjau langsung lokasi Rumah Budaya Kampung Caping yang akan dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya di tepi Sungai Kapuas.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meninjau langsung lokasi Rumah Budaya Kampung Caping yang akan dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya di tepi Sungai Kapuas. Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, PONTIANAK — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen untuk mengembangkan Rumah Budaya Kampung Caping yang berlokasi di Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara.

Pengembangan ini tidak hanya bertujuan memperkaya ruang interaksi sosial, tetapi juga menjadikannya ikon baru pariwisata budaya yang dapat mendongkrak perekonomian lokal.

Baca Juga: Pelestarian Budaya Lewat Kejuaraan Sumpitan Dankodaeral XII Cup 2025

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan bahwa selain memperkuat identitas budaya, penataan kawasan ini juga dapat meningkatkan daya tarik wisata.

Para pengunjung nantinya bisa menikmati keindahan panorama Sungai Kapuas sekaligus mendapatkan pengalaman budaya secara langsung.

“Kalau ditata dengan baik, Rumah Budaya Kampung Caping bisa menjadi destinasi unggulan yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar,” kata Edi saat meninjau langsung lokasi pada Selasa (16/9/2025).

Dalam kunjungannya, Edi meninjau lahan kosong di sekitar rumah budaya yang akan ditata ulang. Lahan ini akan dijadikan kawasan budaya dan ruang terbuka hijau yang representatif di tepi Sungai Kapuas.

“Kita akan tata ulang, diuruk, dan ditata rapi. Lokasi ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan budaya masyarakat,” ujarnya.

Edi menambahkan bahwa Rumah Budaya Kampung Caping memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas seni dan budaya.

Tempat ini bisa digunakan untuk pertunjukan kesenian tradisional, pameran kerajinan, hingga kegiatan komunitas kreatif.

Baca Juga: Pagelaran Budaya Dayak Kalimantan Barat Memukau di Perayaan HUT RI ke-80 di Bangkok

Hal ini diharapkan bisa melestarikan kearifan lokal dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk lebih mengenal serta mengembangkan seni budaya Pontianak.

Tak hanya itu, dermaga di kawasan ini juga akan diperbaiki agar lebih layak digunakan sebagai tempat bersandar kapal wisata.

“Dermaganya sudah ada, tinggal dirapikan. Dengan begitu, kapal wisata bisa bersandar di sini sehingga pengunjung dapat langsung melihat rumah budaya,” pungkas Edi.

Rumah budaya ini, dengan arsitektur khas bangunan Melayu, terletak tepat di tepi Sungai Kapuas dan bisa diakses melalui Gang H Salmah di Jalan Imam Bonjol.

(*Red)